Jawaban Praktikum UTS Enterprise Resource Planning

ERP · Zulfa Devi Arimbi · 2425011 · Reguler A · Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak · Politeknik META Industri

Praktikum 1. Menganalisis Evolusi dan Integrasi ERP

Indikator: konsep dan evolusi sistem ERP

1. Hubungan data yang belum terintegrasi

Dari → keData yang seharusnya mengalirKondisi sekarang → akibat
Penjualan → GudangPesanan pelanggan, ketersediaan stokSpreadsheet tidak mengecek stok → janji barang ada padahal kosong
Penjualan → ProduksiJumlah dan tanggal pesananDikirim manual → jadwal produksi sering berubah
Gudang ↔ PembelianBarang masuk dan stokAplikasi stok terpisah → stok berbeda dengan catatan pembelian
Produksi → GudangPemakaian bahan bakuFormulir manual → stok tidak berkurang tepat waktu
Semua → KeuanganFaktur, penerimaan barang, pembayaranAplikasi akuntansi berdiri sendiri → transaksi diinput ulang, laporan terlambat

2. Diagram proses sebelum ERP (silo)

PenjualanSpreadsheetPesan WA / formulir ke Produksimanual, rawan lambatProduksiFormulir manualMinta bahan ke Gudangstok tidak dicek otomatisGudangAplikasi stokRekap kertas / file ke Keuanganinput ulangKeuanganAplikasi akuntansi

Merah = titik rawan kesalahan atau keterlambatan. Setiap departemen memiliki database sendiri.

3. Diagram rancangan proses setelah ERP

Sales Order diinput sekaliPenjualanSistem cek stok real-timeGudangStok cukup?Ya: reservasi stok, kirimGudangTidak: work order otomatisProduksiKebutuhan bahan (BOM) → permintaan beliPembelianFaktur & piutang terbentuk otomatisKeuangan

Semua departemen memakai satu database. Data diinput sekali oleh pemilik prosesnya, departemen lain membaca hasilnya.

4. Data master yang dipakai bersama

Data masterDipakai oleh
PelangganPenjualan, Keuangan (piutang)
Produk jadi + harga jualPenjualan, Produksi, Gudang
Bahan baku + satuanProduksi, Gudang, Pembelian
Bill of Materials (BOM)Produksi, Pembelian, Gudang
Gudang / lokasi stokGudang, Produksi, Penjualan
PemasokPembelian, Keuangan (utang)
Chart of Accounts (daftar akun)Keuangan, semua modul yang menghasilkan jurnal
Pengguna dan peranSeluruh departemen (hak akses)

5. Simulasi satu transaksi pesanan pelanggan

Asumsi: PT Sinar memesan 100 unit komponen @ Rp250.000 = Rp25.000.000. Stok jadi 40 unit. BOM per unit: 2 bahan A + 1 bahan B. Stok bahan A 100, B 80.
LangkahModulDampak
Sales Order diinputPenjualanSistem cek stok jadi: 40 tersedia, kurang 60 unit
Work order 60 unitProduksiButuh A 120 dan B 60. Stok A 100 → kurang 20 A; B cukup (80)
Permintaan beli 20 APembelianPR otomatis ke pemasok, produksi menunggu bahan
Produksi selesaiGudangBahan A dan B berkurang; stok jadi +60 lalu 100 unit dikirim, stok jadi menjadi 0
Surat jalan dan fakturKeuanganDr Piutang usaha 25.000.000 / Cr Penjualan 25.000.000 otomatis

Tantangan individual

PerubahanBagian terdampakPerubahan pada sistem
Stok bahan baku tidak cukupProduksi, Pembelian, PenjualanWork order tertahan, PR otomatis, tanggal janji kirim dihitung ulang
Pelanggan ubah jumlah pesananPenjualan, Produksi, KeuanganRevisi SO, reservasi stok dan work order disesuaikan, nilai piutang berubah
Pembayaran belum diterimaKeuangan, PenjualanPiutang tetap terbuka, umur piutang dipantau, blokir pesanan baru bila melewati batas kredit
Produksi terlambatProduksi, Penjualan, GudangJadwal diperbarui, tanggal kirim di SO direvisi, pelanggan diberi tahu

Masalah yang ditemukan dan solusinya

Masalah: stok di gudang berbeda dengan catatan produksi karena dua pihak mencatat stok sendiri-sendiri. Solusi: satu data stok di database ERP; pemakaian bahan tercatat otomatis saat work order selesai (backflush), jadi selisih hanya bisa muncul dari kerusakan atau kehilangan fisik yang diselesaikan lewat stock opname.
← BerandaPraktikum 2 →